Langsung ke konten utama

Postingan

Nagari Wanudya Anindyaguna

Kapal penjelajahan sudah berhasil melewati badai besar di tengah Samudra Amarta. Kini  saatnya para penjelajah diajak untuk sejenak menyegarkan mata dan pikiran dengan melakukan penyelaman ke dasar samudra. Wah, bakal nemu apa, nih? Tentu saja keindahan alam bawah laut dan potensi kekayaannya. 😍😍 Pasti keren abis, dong, ya!  Penjelajahan Regional Penyelaman yang dimaksud di sini adalah mengenal lebih dekat dengan IP Regional masing-masing penjelajah. Kebetulan aku dari Regional Yogyakarta. Namanya Nagari Wanudya Anandyaguna , atau biasa disebut IP Nagari. Sebenarnya sudah beberapa kali mendengar tentang Nagari ini, tetapi masih sekelumit kecil yang aku pahami. Nah, agenda penjelajahan regional kali ini difasilitasi oleh SekReg IP Nagari dengan menghadirkan para srikandinya, yaitu Mbak Henny, Mbak Atina, dan Mbak Eka Puspa. Acaranya dilakukan via zoom meeting  dengan yang di-handle oleh Kakak PJ Regional Yogyakrta, Mbak Dian, dan MC Mbak Salwa Nada. 🥰 IP Nagari pad...

Kembali Jatuh Cinta dan Membangun Cinta

Zona Pembuka Matrikulasi sudah masuk pada pos 5 "Bertahan dalam Badai". Setelah sebelumnya merasa " Wow!" dengan misi 4 pos 4, kali ini aku makin "Wow!" saat menerima materi dan mengetahui misi 5 pos 5. Aku sempat bertanya-tanya, badai apa ya yang dimaksud? Seseram dan semenakutkan apa? Rupanya, apa yang kupikirkan jauh di luar ekspetasi. Di sini justru aku dan para matrikan diajak untuk membuat tameng dari badai yang ada. Aku diajak kembali jatuh cinta dan membangun cinta pada nahkoda kapal kehidupanku, Pak Suami, demi memperkuat pondasi benteng yang sudah kami bangun sebelumnya. Menulis Surat Cinta Seperti diingatkan kembali ke masa 16 tahun silam, di awal pertemuanku dengan suami. Kami yang berjarak pulau memang jarang bisa berkomunikasi dengan panjang dan lebar sehingga ada kalanya sebuah perasaan terpendam tercurah melalui surat atau diari. Dan, dia selalu excited saat membacanya. Bahkan, jika aku absen sekali saja menumpahkan rasa-rasa itu, dia mena...

Karakter Moral dan Core Value

Zona 1 pelabuhan matrikulasi sudah selesai. Para penjelajah sudah siap berlayar setelah menyiapkan bekal, mengisi bahan bakar, dan membentangkan layar. Tentu juga setelah mengantongi beberapa badge hadiah misi yang mampu diselesaikan, yaitu tas ransel, teropong, dan kompas. Meskipun ada beberapa yang gugur di zona ini, semangat penjelajah yang masih bertahan tentu tidak surut begitu saja. Kini saatnya masuk ke zona 2 pembuka. Pos ke-4 ini para penjelajah diajak berlayar. Para penjelajah kembali diingatkan pada materi Karakter Moral dan Core Value Ibu Profesional. Di sinilah, para penjelajah samudera Amarta diajak menyelami lebih dalam tentang keduanya. Karakter Moral dan Core Value Karakter moral Ibu Profesional terdiri atas lima hal, yaitu: 1. Never stop running, keep the mission alive 2. Don't teach me, I love to learn 3. I know I can be better 4. Always on time 5. Sharing is caring Core Value Ibu Profesional mencakup lima hal, yaitu Belajar, Berkembang, Berkarya, Berbagi, dan ...

Code of Conduct (CoC)

Apa itu Code of Conduct (CoC)? CoC merupakan pedoman perilaku bermartabat, yaitu beberapa aturan yang dibuat, dipahami, dan disepakati hingga menjadi komitmen bersama. Tata Perilaku tersebut dapat bermacam-macam disesuaikan dengan ruang lingkup dan kondisi yang berlaku, misalnya code of conduct sebuah   komunitas. Dalam menjalankan code of conduct , ada dua unsur yang harus berada di dalamnya yaitu kesepakatan dan konsekuensi. Kesepakatan adalah segala hal yang ditawarkan, diusulkan, dan diterima secara bersama oleh seluruh anggota komunitas. Konsekuensi adalah dampak yang terjadi jika sebuah keputusan diambil, bisa jadi itu dampak positif ataupun negatif. Sebelum bergabung dengan Ibu Profesional, aku termasuk aktif dalam berkomunitas. Hampir semua komunitas tersebut memiliki aturan masing-masing, tetapi tidak begitu rinci dan dalam pelaksanaannya pun tidak tegas. Seolah-olah aturan hanya dibuat atau ditulis begitu saja, seperti pajangan. Meskipun begitu, aku termasuk salah satu an...

Kandang Waktu

Materi kedua di Zona Pelabuhan Matrikulasi adalah Kandang Waktu. Di sini, para matrikan diajarkan bagaimana membuat kandang waktu, yaitu pengalokasian waktu untuk kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan sehari-hari. Tujuannya agar para matrikan memiliki waktu yang terjadwal dan tahu di mana saja ada jam luang yang seringkali tidak disadari. Aku termasuk salah satu yang sering merasa waktuku habis untuk banyak kegiatan, sehingga kadang ada beberapa hal yang tidak bisa dilakukan dengan maksimal. Padahal, tanpa kusadari ada banyak celah waktu yang bisa dimanfaatkan untuk hal-hal tersebut. Apalagi sejak hamil kedua ini, kondisi tubuh yang lebih lemah dan adanya beberapa masalah kesehatan, membuatku mau tidak mau harus lebih banyak beristirahat. Sedangkan, pada kenyataannya si kecil yang merupakan anak ADHD dan masih sangat impulsif, membutuhkan waktuku lebih banyak dari semua agenda harianku. Aku merasa beruntung sekali mendapatkan materi kandang waktu ini, walaupun juga merasa sedikit ...

Adab Menuntut Ilmu & Peta Belajar

 Kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional baru saja dimulai. Setelah sebelumnya diberi bekal persiapan di Pra Matrikulasi, kini para matrikan mulai menjelajah samudra. Di zona 1 Pelabuhan, materi pertama adalah Adab Menuntut Ilmu. Apa saja sih, yang harus dilakukan saat menuntut ilmu. Setelah itu, misi di zona ini adalah membuat peta belajar masing-masing. Sebagai salah satu orang tua dari seorang anak berkebutuhan khusus, tidak dimungkiri bahwa capek yang dirasakan di ranah domestik lebih besar aku rasakan. Belum lagi harus bekerja paruh waktu, ya, walaupun bisa dikerjakan dari rumah. Apalagi sejak hamil anak kedua, fisik menjadi lebih lebih lemah. Aku menyadari, butuh manajemen diri yang lebih baik. Alasan inilah yang membuat saya mengikuti perkuliahan di IIP. Aku berpikir dan berharap, dengan memperbaiki manajemen diri yang meliputi: manajemen waktu dan majamenen finansial, akan memberi dampak lebih baik terhadap diriku dan keluarga. Caranya adalah dengan: Membuat jadwal kegia...

Bahasa Isyarat

Beberapa kali pernah memiliki teman tuli, membuatku berkeinginan untuk dapat menguasai bahasa isyarat. Namun, seiring waktu, jarak yang menyekat kami dan minimnya informasi dimana aku bisa belajar lebih dalam, akhirnya membuat keinginan itu menguap begitu saja. Rasa itu muncul kembali saat Anaqu terdiagnosis Speech Delayed hingga usia sekolah dasar (beberapa kali regresi total karena anfal), membuatku ingin lagi belajar bahasa isyarat ini. Bukan karena aku tak percaya dia akan bisa berbicara suatu saat nanti. Namun, ada rasa ingin bisa berkomunikasi lebih baik dengannya atau mungkin jika bertemu dengan teman tuli lainnya. Beruntung banget di Bootcamp Duta Inklusif IbuInklusif   ini mendapat sharing dari pengajar bahasa isyarat dan juru bahasa isyarat. Dimulai dengan mengenal alfabet seperti ini, nih. Dan kali ini aku mencobanya untuk berkenalan (eja nama).  Teman-teman yang bisa bahasa isyarat, mohon koreksinya ya jika ada salah. 🙏🏻🙏🏻 Terima kasih. #ibuinklusif #mis...